Minta tolong di jawab ya Kaka²... tolong cepat ya butuh unuk besok ...

Minta tolong di jawab ya Kaka²... tolong cepat ya butuh unuk besok soalnya... terimakasih...​

Jawaban:

Myanmar : Potensi-potensi hasil alam di Myanmar antara lain adalah logam nikel, gas bumi dan hasil pertanian. Hasil dari kegiatan agraris di Myanmar ini mencakup teh, tembakau, tebu, sayuran, gandum, kapas, dan wijen. Untuk hasil hutan nya pun, Myanmar memiliki kekayaan akan kayu jati dan kayu besi. Sumber daya alam Myanmar yang lainnya adalah batu mulia. Batu mulia berupa giok atau jade adalah batuan yang dapat ditemukan di Myanmar. Bahkan Myanmar diperkirakan memiliki cadangan batu giok paling besar di dunia. Kualitasnya pun sangat baik dan oleh sebab itulah banyak pertambangan batu giok di utara Myanmar. Tak hanya batu giok, batu mulia lain juga dapat ditemukan di Myanmar. Contoh batu tersebut yakni safir, rubi, dan berlian.

Thailand : Thailand merupakan pengekspor besar hasil alam seperti beras, jagung, tebu, umbi-umbian, karet, cengkeh, kayu jati, dan kayu besi. Thailand pun terkenal sebagai daerah yang paling produktif dalam menghasilkan beras. Hal tersebut membuat Thailand disebut juga sebagai lumbung padi Asia Tenggara. Selain itu, potensi besar dari negara Thailand adalah karet, kopra, kapas, singkong, kelapa, lada, jagung, tebu, dan kacang kedelai

Kamboja: Kamboja memiliki daratan yang subur sehingga komoditas yang banyak ditemukan di sini adalah karet, beras, kayu, hingga umbi-umbian, gas alam dan minyak bumi. Umbi-umbian yang mendominasi di Kamboja adalah kacang tanah, jagung, kapuk, dan tebu. Hasil umbi-umbian tersebut dapat ditemukan di sepanjang Mekong dan Tonle Sap.

Laos : Laos adalah negara satu-satunya ASEAN yang tidak memiliki laut. Meski begitu, potensi sumber daya alam dari Laos tidak bisa disepelekan. Komoditas ekspor negara ini antara lain adalah adi, kopi, tembakau, dan sumber-sumber tambang mineral.

Vietnam : Vietnam menjadi pengekspor besar atas kekayaan alam beras, karet, kedelai, kopi, dan teh. Hasil pertanian Vietnam adalah padi sehingga negara ini mampu menjadi lumbung padi bagi negara-negara di kawasan ASEAN lainnya. Kekayaan alam di Vietnam ini dipengaruhi oleh banyaknya gunung api yang membuat tanah-tanah di sekitarnya menjadi subur.

Malaysia : Malaysia terletak di daerah dataran tinggi dan dikelilingi oleh banyak pegunungan. Artinya, tanah Malaysia memiliki kesuburan yang tinggi dan hasil alam yang mendominasinya antara lain adalah sas alam, minyak bumi, padi, karet, kelapa sawit, dan teh. Hutan di Malaysia pun mempunyai kontribusi besar dalam memajukan perekonomian Malaysia. Sebanyak 40% komoditas karet di dunia adalah berasal dari negeri Jiran ini.

Brunei : Brunei adalah salah satu negara yang mengandalkan sumber daya alam sebagai sumber utama bagi devisa negaranya. Artinya, kegiatan ekspor Brunei Darussalam sangat sering dan hal ini karena negaranya memiliki tanah yang subur sehingga hasil pertanian dan perkebunan melimpah. Selain itu, hasil-hasil alam dari Brunei Darussalam melimpah di sektor pertambangan. Contohnya adalah minyak dan gas alam. Daerah yang menjadi penghasil gas alam di Brunei adalah Seria, Ampar, Jerudong, dan Kuala Belait.

Filipina :Filipina memiliki banyak gunung api yang merupakan rangkaian Pegunungan Sirkum Pasifik. Keberadaan gunung api tersebut membuat Filipina sangat subur untuk menunjang kegiatan agraris. Selain itu, potensi dari hasil buminya pun melimpah dan memiliki nilai jual tinggi seperti pada ekspor emas dan perak.