novitrisari30
terjawab

Perlukah Seragam Sekolah?   Penggunaan seragam sekolah menjadi...

Perlukah Seragam Sekolah?   Penggunaan seragam sekolah menjadi topik diskusi terhangat antara orang tua dan pengelola sekolah. Tak sedikit pula masyarakat yang memperdebatkan manfaat seragam sekolah, dan sebagian mempercayai kerugian yang jauh lebih banyak dari penggunaan seragam sekolah. Seragam sekolah bisa mengurangi adanya tekanan pada anak dari teman sebayanya. Seragam juga dapat memberikan jalan keluar bagi anak-anak miskin, agar tidak menerima ejekan dari anak-anak yang hidupnya serba berkecukupan. Selain itu, seragam pun terbuat dari bahan yang tahan lama dan mudah dirawat. seragam sekolah bisa menghalangi pengekspresian diri melalui pakaian. Menggunakan seragam sama saja memaksa anak-anak mencari cara lain untuk menempatkan diri tentang siapa mereka. Ekspresi diri dan individualitas merupakan dua hal penting untuk perkembangan anak. Seiring penerapan konsep Manajemen Berbasis Sekolah, ada kecenderungan sekolah negeri mulai menentukan kebijakan seragam sekolahnya masing-masing. Berseragam atau tidak berseragam memang menjadi pilihan. Hal yang terpenting adalah potensi siswa dapat dikembangkan secara optimal, sehingga mampu menunjukkan prestasi dalam proses pendidikannya.   KD 3.9
Aspek Bukti Testual
1 Pendapat pro      
2 Pendapat Kontra        

  KD 4.9  
Aspek Simpulan
1 Gagasan    
2 Argumen pro        
3 Argumen  kontra        
4 Solusi        ​

Jawaban:

Penjelasan:

KD 3.9: Aspek Bukti Testual

Pendapat Pro:

Manfaat Psikologis: Seragam sekolah dapat mengurangi tekanan sosial pada anak-anak. Dengan menggunakan seragam, perbedaan dalam hal pakaian tidak menjadi faktor utama untuk membandingkan atau membedakan satu sama lain. Ini dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan mengurangi tekanan sosial terkait penampilan.

Keseimbangan Sosial: Seragam memberikan kesetaraan di antara siswa, terutama bagi anak-anak dari latar belakang ekonomi yang berbeda. Ini menghilangkan perbedaan status sosial yang dapat muncul melalui pakaian dan membantu menciptakan lingkungan yang lebih merata di sekolah.

Pendapat Kontra:

Pembatasan Ekspresi Diri: Seragam sekolah dapat menghambat ekspresi diri dan kreativitas siswa. Dengan memaksa anak-anak untuk mengenakan pakaian yang seragam, mereka mungkin kesulitan mengekspresikan identitas mereka dan menunjukkan kepribadian mereka melalui pakaian.

Tidak Menyelesaikan Masalah Inti: Beberapa berpendapat bahwa seragam sekolah hanya menutupi masalah sosial di sekolah, seperti tekanan sosial dan perbedaan ekonomi, tanpa benar-benar mengatasinya. Lebih baik menyelesaikan akar masalah daripada mengandalkan seragam sebagai solusi sementara.

KD 4.9: Aspek Simpulan

Gagasan:

Pemilihan seragam sekolah dapat memengaruhi perkembangan anak-anak dari segi sosial dan psikologis. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan dengan matang baik pro maupun kontra dari penggunaan seragam sekolah.

Argumen Pro:

Kesetaraan dan Keseimbangan: Seragam sekolah membantu menciptakan lingkungan yang lebih setara di antara siswa, mengurangi tekanan sosial terkait penampilan dan perbedaan ekonomi.

Kesejahteraan Psikologis: Penggunaan seragam dapat memberikan rasa keamanan dan mengurangi tekanan pada anak-anak.

Argumen Kontra:

Pembatasan Ekspresi Diri: Seragam dapat menghambat ekspresi diri dan kreativitas siswa.

Solusi yang Tidak Memadai: Beberapa berpendapat bahwa seragam hanyalah solusi sementara dan tidak menyelesaikan masalah inti di lingkungan sekolah.

Solusi:

Penting untuk mencari keseimbangan yang tepat antara menciptakan lingkungan yang merata dan mendukung ekspresi diri siswa. Pengambilan kebijakan seragam sekolah haruslah kontekstual dan memperhitungkan kebutuhan serta hak-hak siswa. Seiring dengan penerapan konsep Manajemen Berbasis Sekolah, keterlibatan semua pihak dalam pengambilan keputusan dapat menjadi solusi yang efektif.